Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Selamat ulang tahun, Bah

Tawaran teh panas darimu sepulang kerja adalah hal paling menyenangkan. Kuiyakan dan kau seduhkan segelas untukku. Dengan tingkat kemanisan yang pas dan takaran teh yang tak begitu pekat, kuseruput pelan-pelan. Nikmat, tentu saja, terlebih udara dingin menyelimuti malam, sebab hujan masih saja menetes rintik sejak sore tadi. Tak lupa pula kau tawarkan nasi yang tinggal satu piring untukku, sebab kamu tahu aku belum makan. Barangkali kau juga belum, kan. Namun kau katakan sudah. Aku tahu kamu berbohong. Dan boleh jadi kamu selalu berbohong sejak dulu jika demi kebaikanku, demi diriku. Sembari berbincang, kupandangi betul raut wajahmu. Kupandangi betul. Kerut di dahimu kini semakin terlihat, rambutmu kini tak lagi hitam. Perihal usia memang tak bisa dibohongi. Kepala lima, 54 tepatnya. Namun ada satu hal yang tak berubah darimu, adalah ketabahanmu dalam menjalani kehidupan. Itulah yang membuatnya hebat. Ketabahan dan kegigihanmu, bah. Serta keyakinanmu yang kuat, semua orang pun tahu...