Kita, Desember dan secangkir kopi.
Tak perlu kaget walau hujan datang tanpa permisi, sebab akhir-akhir ini memang begitu. Kota Solo akrab dengan hujan di bulan Desember, dan yang tak pernah berubah adalah hawa dingin yang intim setelahnya. Di hujan yang perlahan mulai reda, walau masih gerimis kecil, Noel dan Anna memutuskan untuk bertemu di kedai kopi kecil di sudut jalan Slamet Riyadi. Keduanya berangkat dari rumah masing-masing, Noel menembus rintik-rintik hujan dengan motor tuanya sedangkan Anna memacu Vespa maticnya pelan-pelan. Noel tiba lebih dulu di kedai kopi, dan disusul Anna sepuluh menit kemudian. Anna segera mendekat ke arah Noel yang sedang menyedot gudang garamnya dan segera menggandengnya masuk ke kedai. Mereka berdua memesan kopi dengan varian rasa yang sama; hot latte . Mereka segera duduk sembari menunggu pesanannya dibuatkan oleh Barista. Sembari berbincang ringan, Anna menyulut Marlboro Ice Burst favoritnya. “Kok kamu lama ngga nulis, mas ?” begitu tanya Anna membuka obrolan. “Ini aku baru n...