Gas ? Gas!

Kuputar lagu Gas milik FSTVLST di kanal Spotify sembari bersiap untuk berangkat kerja pagi itu. Sementara, mataku masih mengantuk musabab hanya tidur sebentar. Namun aku juga bersyukur tidak terlambat bangun.

Sembari mengenakan seragam, menyemprot parfum dan mengenakan sepatu, tiba-tiba saja ingatanku terlempar ke dua tahun silam, sebab lagu Gas yang masih berputar itu. Seketika aku teringat ucapan Mas Farid Stevy sebelum menyanyikan lagu tersebut saat event Jogja migunani. Bahwasanya, lagu tersebut lekat dengan kehidupan orang-orang, tak terkecuali. Perihal susunan rencana yang sudah rapi namun akhirnya gagal. Dan barangkali tak sesuai harapan adalah hal paling akrab.

Sebagai manusia, tentu kita hanya bisa berusaha, mengupayakan apa yang diharapkan. Dan tak punya pilihan lain selain menjalani, dengan taat dan tabah tentunya. Memang bukan perkara yang mudah, namun tanpa kita sadari sebenarnya kita sudah terbiasa, toh kita sudah menjalaninya saban hari.

Berjalan tak seperti rencana adalah jalan yang sudah biasa, dan jalan satu-satunya jalani sebaik kau bisa. Tepat saat lagu tersebut tiba pada bait itu, aku justru teringat celetukan Rosyad semalam. Tentang pendirian yang teguh dan mental yang kuat. Buatku, pendirian yang teguh adalah pemantik atau pelecut untuk menuju ke arah yang menjadi tujuan, yang diharapkan, untuk senantiasa diperjuangkan. Dan jika gagal, atau tak sesuai dengan apa yang diharapkan, maka mental yang kuatlah yang mampu menjadi peneguh untuk terus bertahan.

Dan bagaimanapun juga merawat cita-cita tak akan semudah berkata-kata, rencana berikutnya rajut lagi cerita, merapal doa, gas sekencangnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tapak tilas kerinduan menemani perjalanan menuju pulang

Jumat malam di kota Solo

Menyaksikanmu lagi setelah sekian lama menepi