Gas ? Gas!
Sembari mengenakan seragam, menyemprot parfum dan mengenakan
sepatu, tiba-tiba saja ingatanku terlempar ke dua tahun silam, sebab lagu Gas
yang masih berputar itu. Seketika aku teringat ucapan Mas Farid Stevy sebelum
menyanyikan lagu tersebut saat event Jogja migunani. Bahwasanya, lagu
tersebut lekat dengan kehidupan orang-orang, tak terkecuali. Perihal susunan
rencana yang sudah rapi namun akhirnya gagal. Dan barangkali tak sesuai harapan
adalah hal paling akrab.
Sebagai manusia, tentu kita hanya bisa berusaha,
mengupayakan apa yang diharapkan. Dan tak punya pilihan lain selain menjalani,
dengan taat dan tabah tentunya. Memang bukan perkara yang mudah, namun tanpa
kita sadari sebenarnya kita sudah terbiasa, toh kita sudah menjalaninya saban
hari.
Berjalan tak seperti rencana adalah jalan yang sudah
biasa, dan jalan satu-satunya jalani sebaik kau bisa. Tepat saat lagu
tersebut tiba pada bait itu, aku justru teringat celetukan Rosyad semalam.
Tentang pendirian yang teguh dan mental yang kuat. Buatku, pendirian yang teguh
adalah pemantik atau pelecut untuk menuju ke arah yang menjadi tujuan, yang
diharapkan, untuk senantiasa diperjuangkan. Dan jika gagal, atau tak sesuai
dengan apa yang diharapkan, maka mental yang kuatlah yang mampu menjadi peneguh
untuk terus bertahan.
Dan bagaimanapun juga merawat cita-cita tak akan semudah
berkata-kata, rencana berikutnya rajut lagi cerita, merapal doa, gas
sekencangnya.
Komentar
Posting Komentar