Pertama-tama
Sepuluh tahun yang terlewat,
Dan sepuluh tahun yang akan datang ,
Kucoba mengingat-ingat dan membayangkan.
Pagi, siang, sore atau malam, kau melulu ada.
Memberi
Entah waktu atau hal lain
Yang berharga tentunya
Entah bagaimana nantinya
Bagaimana caraku membalas
Barangkali sekedar ucapan terima kasih, juga permintaan maaf sekaligus.
Kau pamit melangkah lebih dulu, tak apa.
Tempuhlah hidupmu yang lebih dari hari ini.
Berlayarlah, kemudikan bahteramu dengan gagah, lalui derasnya ombak dan badai.
Sementara aku masih di sini
Di dermaga yang suatu waktu boleh saja kau singgah barang sebentar.
Waikih di tinggal rabi bolone..... Gur ganti status mugo ajeg awet kekancane.....
BalasHapus