Yang lalu (berlalu)
Boleh
jadi awal pekan adalah satu hal yang kau benci, atau barangkali Selasanya saja,
sebab jatah piketmu jatuh pada hari itu. Sementara, awal pekan buatku selalu
akrab dengan keheningan. Solo shift, begitu aku menyebutnya. Terlebih
lagi tatkala orderan-orderan ribet muncul dari customer yang rewel
menginginkan compliment. Lebih parah lagi saat berjam-jam tak kunjung
ada orang mampir. Suasana macam itu selalu lekat dengan lamunan, kalibrasi yang
tadi terasa amat sia-sia. Waste melulu segitu saja, malah spoil yang
justru selalu menuntut dipertanggungjawabkan secara lisan saat pengecekan.
Kuputuskan
saja mengambil jatah break pukul tiga, lebih awal dari biasanya. Kuseduh
kopi sisa yang ada dengan dripper ala Vietnam, kuseruput dalam keadaan
dingin. Sebatang tenor terbakar cepat-cepat oleh api kecil, secepat balasan
pesanmu di Direct message.
Barangkali
sore itu masih teramat terik untukmu yang bakal menggerutu. Meneduhlah sebentar
saja di situ, di bawah atap cor gedung pusat perbelanjaan kota.
Sampai
jumpa nanti malam, bisa ?

Komentar
Posting Komentar