00:01, matamu hampir pejam
Sebelum kita sama-sama tidur, boleh, kan, aku menulis lagi untukmu.
Begini: kelak, saat kita sama-sama menginjak kepala lima, mungkin kita sudah tidak lagi bisa menikmati kopi. Sebab apa? sebab planet ini kian panas. Bisa jadi ia tak lagi bisa tumbuh subur macam sekarang. Lalu, apa upaya kita ? apa yang mampu kita buat?.
Tentu saja bersyukur adalah jawaban paling pelik. Dan bentuk syukur kita adalah dengan menghabiskan segelas kopi, entah dingin atau panas, yang kita seduh atau yang kita pesan. Yang kuseduhkan untukmu, atau dari barista lain.
Ah, cukup, ya. Mari kita sama-sama berdoa, untuk apa "semoga mimpimu indah". hmmm
Komentar
Posting Komentar