Rabu siang bulan Juli

Rabu siang akhir bulan Juli kali itu jalanan Honggowongso tampak lengang, para pedagang kaki lima masih setia menunggu pembeli. Bakso goreng 10 tusuk untukmu dan batagor lima ribu untukku semoga mampu mengganjal perut lapar yang belum sarapan sejak pagi tadi.

Lima belas menit yang akan datang adalah jam masuk kerja, sementara tempat kerjamu tinggal sejengkal lagi sampai, kupelankan laju sepeda motor supaya bisa bercerita lebih lagi denganmu sebelum kita berpisah walau malam nanti masih jumpa.

Cium tangan tanpa cium pipi menjadi salam pamit. Selamat bekerja untukmu, dan akan kunikmati hari liburku.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tapak tilas kerinduan menemani perjalanan menuju pulang

Jumat malam di kota Solo

Menyaksikanmu lagi setelah sekian lama menepi