Surakarta, 8/2025

Sayang, bacalah sebentar:

Dua pasang mata terpaku pada layar satuan inci yang mewartakan apa yang terjadi hari ini. Siang tadi Manahan, selepas Magrib giliran Gladag bergemuruh. Chaos. Orang-orang tahu apa yang menjadi pemicu. Orang-orang juga sudah muak dengan keadaan sekarang. Barangkali kata yang tepat sudah akrab terdengar: opo-opo lagi angel, sing gampang mung nesu.

Sementara, kaki kananku masih kaku sebab luka yang tak kunjung kering. Buatku, solidaritas tidak melulu soal turun ke jalan, memanjatkan doa-doa baik untuk kawan-kawan yang masih berjuang juga bukan hal yang buruk.

Dan dengan ini kamu tahu, aku berada di pihak mana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tapak tilas kerinduan menemani perjalanan menuju pulang

Jumat malam di kota Solo

Menyaksikanmu lagi setelah sekian lama menepi